Rabu, 25 April 2012


Wisata Benteng VOC




















Benteng VOC lebih dikenal oleh masyarakat Jepara sebagai Lodji Gunung diperkirakan dibangun pada abad XVII Masehi oleh Belanda yang mengatasnamakan kepentingan penguasa Jepara pada masa itu.
Benteng ini terletak di sebuah bukit sekitar 0,5 km arah utara alun-alun Jepara dengan ketinggian 85 meter dari permukaan laut (mdpl). Di sebelah timur terdapat kompleks makam kuno yang berisi makam orang-orang Cina dan Belanda. Terdapat pula Taman Makam Pahlawan Giri Dharma.

Gerbang masuk lokasi benteng dibuat cukup megah bertuliskan Fort Japara, di dalamnya dibentuk taman dari tanaman hias dan bunga serta pohon jenis palem. Dari tembok benteng sebelah barat, kita dapat memandang teluk Jepara dan kemegahan stadion Gelora Bumi Kartini yang menjadi kebanggaan masyarakat Jepara.
Tempat ini cukup representative untuk wahana rekreasi keluarga khususnya warga kota Jepara dan sekitarnya karena baik di dalam maupun di luar benteng dipenuhi taman buatan. Bahkan di depan gerbang sebelah kiri terhampar taman buah yang berisi tanaman mangga, belimbing, jambu, bahkan sukun.

Wisata Gua Tritip


Terletak di desa Jung Watu, Kecamatan Keling atau 45 Km sebelah utara kota jepara berdekatan dengan benteng portugis.

Pada zaman dahulu gua tritip digunakan oleh Mbah Joyo Kusumo untuk bertapa yang kemudian sekarang banyak diartikan orang sebagai tempat petilasannya. Tiap malam jum’at diberi sesajen berupa wedang gula dan wedang kopi. Namun pada malam jum’at wage sajian itu ditambah dengan kelapa muda dan bubur merah putih. Di sekitar daerah tersebut terdapat perahu kayu. Perahu tersebut konon katanya menjadi tempat pertapaan Mbah Joyo Kusumo. Namun sekarang perahu yang terletak di gua tritip sudah tinggal setengah karena banyak diambil oleh orang-orang yang berkunjung disana untuk membuat api unggun dan lain sebagainya. Banyak pengunjung yang datang pada malam jum’at wage agar hajatnya tercapai setelah melakukan pertapaan melalui perantara mbah Joyo Kusumo kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pantai Empurancak di Jepara



Wilayah Jepara terkenal dengan keindahan pantai pasir putih, hampir semua pantai yg berpasir putih untuk dijadikan tempat wisata,salah satu yang tak kalah menarik yaitu pantai Empu rancak,kawasan ini banyak ditemui pilihan makanan menu seafood.













Pantai Empu Rancak terletak di Dukuh Empurancah Desa Karang Gondang, Kecamatan Mlonggo. Pantai ini masih terjaga keperawanannya meski terkesan sepi, sebab memang belum banyak yang mengenal wilayah ini. Namun sejak empat tahun terakhir, kawasan ini sudah mulai dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat. Dengan memanfaatkan keindahan pantai dan tumbuh-tumbuhan rimbun di sekelilingnya, Anda tertarik ???silakan kunjungi!


Pulau Karimunjawa dan Gugusannya



Karimunjawa

Karimun berasal dari bahasa Jawa yaitu kremun yang artinya kabur atau samar-samar. Diberi nama tersebut karena kepulauan ini terlihat samar-samar dari Pulau Jawa yang disebabkan letaknya yang cukup jauh dari Pulau Jawa. Untuk mencapai Karimunjawa memakan waktu sekitar 4 sampai 6 jam dari daratan Pulau Jawa dengan menggunakan Kapal Motor Cepat dari Semarang atau Jepara. Rasanya, cocok dengan namanya, karena memang memakan waktu yang cukup lama untuk tiba di pulau ini.
Kepulauan Karimunjawa menjadi surga dari para penyelam (diver). Anda dapat melakukan berbagai kegiatan di dalam jernihnya air. Berenang, menyelam (diving), atau snorkeling akan terasa menyenangkan. Keindahan terumbu karang serta ikan berwarna-warni di dalam laut akan menjadi daya tarik untuk bermain-main di dalam air. Air laut di Karimunjawa sangat jernih dan bening, sehingga Anda bisa melihat dasar laut dengan jelas. Bagi Anda yang hobi memancing, Anda juga bisa melakukannya di beberapa pulau di Karimunjawa. Untuk mengunjungi pulau-pulau yang ada di Karimunjawa, Anda bisa menggunakan perahu nelayan. Waktu yang diperlukan tidak terlalu lama untuk mengunjungi beberapa pulau sekaligus karena letaknya yang tidak berjauhan. Ada pula perahu yang dilengkapi dengan kaca pada bagian bawah perahu (glass bottom boat) yang cocok bagi Anda yang tidak ingin menyelam tetapi ingin tetap dapat melihat terumbu karang atau ikan-ikan di dalam air laut.

Kepulauan Karimunjawa

Karimunjawa sejak tahun 2001 memiliki nama resmi Taman Nasional Karimunjawa. Taman Nasional Karimunjawa terdiri atas gugusan 27 buah pulau kecil dengan 5 buah pulau yang sudah berpenduduk di kepulauan ini. Pulau yang sudah berpenduduk yaitu Pulau Genting, Pulau Kemujan, Pulau Karimunjawa, Pulau Nyamuk, dan Pulau Parang. Sebagian besar pulau di sana memiliki pantai dengan pasir putih. Pulau-pulau yang menjadi favorit untuk dikunjungi para turis karena keindahan alamnya antara lain Pulau Menjangan Besar, Menjangan Kecil, Cemara Kecil, dan Tanjung Gelam. Ayo kita kunjungi pulau-pulau tersebut satu per satu!

Pulau Menjangan Besar

Di Pulau Menjangan Besar terdapat penangkaran ikan hiu. Anda dapat menguji keberanian dengan masuk ke kolam penangkaran mereka dan berenang bersama ikan-ikan hiu ini. Tidak perlu takut, karena hiu di sini cukup jinak dan bersahabat dengan manusia.

Pulau Menjangan Kecil

Pulau Menjangan Kecil pantas dikunjungi karena di perairan sekitar pulau ini terdapat banyak ikan kecil berwarna-warni yang cantik. Pulau ini memiliki pantai dan dasar laut yang indah dengan air yang jernih. Pulau ini cocok bagi Anda yang ingin mencoba snorkeling.

Pulau Cemara Kecil dan Pulau Cemara Besar

Pada kedua pulau ini terdapat banyak pohon cemara yang mungkin menjadi dasar nama kedua pulau ini. Hal unik lainnya adalah adanya daratan pantai dengan pasir putihnya yang menjorok ke laut.

Pulau Tanjung Gelam

Pulau Tanjung Gelam merupakan pulau yang indah dengan hamparan pasir putih dan air laut yang berwarna hijau kebiruan.

Akomodasi di Karimunjawa

Selain menikmati keindahan laut dan pantainya, Anda dapat mengunjungi pasar traditional atau mengunjungi para pelayan yang berhasil mendapat ikan di pasar ikan. Untuk tempat penginapan, ada beberapa pilihan tempat yang bisa Anda tentukan. Anda dapat menginap di beberapa resort mewah yang ada di pulau-pulau kecil atau juga hotel-hotel dengan tarif yang lebih murah. Beberapa penduduk setempat juga menyewakan rumahnya dengan tarif yang lebih murah lagi. Atau Anda bisa mencoba suasana berbeda dengan menginap di Wisma Apung, yaitu tempat penginapan yang ada di atas air tidak jauh dari pantai.
Menikmati keindahan pulau ini dan merasakan ketenangannya akan menjadi pengalaman yang menyenangkan. Dianjurkan untuk mengunjungi pulau ini pada bulan Maret sampai Oktober, pada saat itu cuaca sedang bersahabat sehingga Anda dapat leluasa menjelajah dan menikmati kepulauan Karimunjawa. Nikmati pesona keindahan alam di Karimunjawa.

Pantai Ombak Mati Bondo


Kali ini saya akan memperkenalkan suatu desa di daerah utara kota jepara yang terkenal akan seni musik dangdut dan wayangnya, ya desa bondo kecamatan bangsri kabupaten jepara, Di daerah bondo terdapat pantai yang gak kalah dengan pantai yang lebih popular di kota jepara loh seperti Pantai Kartini, Bandengan, dan Benteng Portugis. Nah kali ini saya akan menceritakan tentang wisata yang ada di desa bondo termasuk pantainya bondo sendiri bisa dicapai melalui tiga jurusan, kalau teman-teman dari kota jepara sendiri kira-kira 25KM kearah utara nanti kalo ada pertigaan lampu merah di daerah mlonggo depan madrasah ada plang tulisan arah bondo nanti belok kekiri dan lurus, juga ada angkot yang menuju kesana tapi untuk pagi hari saja, sebelum sampai di bondo kalian akan melewati tiga desa yaitu desa jambu, srobyong, dan karanggondang, sepanjang perjalanan menuju desa bondo kalian juga akan di suguhi pantai-pantai lainnya seperti pantai ujung piring, pantai pailus, pantai mpurancak
Kalau kalian dari daerah keling atau pati kalian bisa lewat jalur menuju PLTU di daerah bandung wedelan atau juga bisa lewat jalur pertigaan depan pasar kembang melewati desa kancilan, tubanan, dan kaliaman, kalo temen-temen dari daerah bangsri kalian bisa lewat perempatan bangsri kearah jerukwangi atau juga bisa lewat daerah jetis di pertigaan selatan lapangan bangsri kalo lewat sana kalian akan disuguhi hutan belantara sekitar 7kilo meteran.
Sebelum masuk ke area pantai bondo kalian akan disuguhi oleh pemandangan persawahan yang panjang yang terpampang luas dan terlihat juga pembangkit listrik tenaga uap terbesar kedua di setelah PLTU Paiton di jawa timur yaitu PLTU Tanjung Jati, di dekat sawah juga ada makam Kristen tertua di desa bondo namaya makam “toenggoel woeloeng”, nah sekitar 100meter dari sana kalian akan memasuki wilayah pantai, terdapat sebuah patung berbentuk seorang nelayan yang membawa jaring dan ikan symbol dari kehidupan di daerah pesisir yang memang kebanyakan menjadi nelayan. Dari pertigaan kalo kalian pengen beli ikan tinggal lurus yang menuju ke TPI atau tempat pelelangan ikan, kalau kalian pengen mandi dan berwisata kalian belok ke kanan atau utara kalian akan terpesona melihat indahnya pantai di desa bondo yang luas dan berpasir putih terlihat juga tanjung jati di utara dan tanjung piring di selatan dari pantai.
Di area pantai juga terdapat makam kramat yang konon dipercayai sebagai “makam mbah suto” seorang ulama’ yang menyebarkan agama islam di daerah bondo, di utara makam juga terdapat bekas gudang yang dulunya sebagai gudang penyimpan udang hasil tangkapan, tapi sekarang sudah roboh dan menjadi tambak ikan. Di sepanjang bibir pantai terdapat juga warung makanan khas pesisir dan juga para pedagang yang menyewakan ban untuk berenang dan tempat bilas, jika kalian berkunjung kesana jangan khawatir kepanasan karna banyak pohon pandan yang siap untuk kalian berteduh, dan yang mungkin paling kalian sukai adalah masuk area pantai ini tidak dipungut biaya loh alias gratis, Enak kan, bisa menikmati pantai yang indah dan bersih tanpa harus bayar, Kalau saat sore hari dan cuaca bagus kalian juga bisa menikmati indahnya sunset di senja hari.

Pantai Kartini


Pantai yang oleh mendiang Kartini disebut sebagai Kleine Scheveningen ini memiliki permukaan datar dengan ombak tenang serta berpasir putih. Pantai Kartini terletak 3 km arah barat kota Jepara ini sedang mengembangkan obyek wisatanya dengan membangun sea worldnya Jawa Tengah atau Dunia Hayati.
Pemerintah setempat mengembangkan kawasan pantai Kartini dengan membangun wahana hiburan dan pendidikan berupa Aquarium raksasa yang menyerupai kura-kura. Aquarium raksasa ini dibangun dengan gaya arsitektur yang elegant, bangunan berlantai dua ini berada di bagian kepala kura-kura yang berfungsi sebagai tempet untuk pemutaran film, sedangkan di aquariumnya sendiri terdapat berbagai jenis habitat hewan air yang hidup di seluruh laut yang berada di Kabupaten Jepara antara lain, gurita, ikan arwana, sampai ikan teri pun ada. Aquarium raksasa ini lebih di kenal dengan Kura-kura Ocean Park.Selain aquarium raksasa yang berisi habitat hewan laut, di area ini juga terdapat sarana bermain bagi anak-anak seperti seluncur air.
Daya tarik dari pantai Kartini selain berpasir putih juga di adanya upacara tradisional Lomban setiap tahun, satu minggu setelah lebaran. Pantai ramai dikunjungi pada saat perayaan, hal ini juga menarik banyak wisatawan manca negara. Di area pantai juga terdapat penginapan dan tempat untuk pementasan budaya. Tidak jauh dari pantai Kartini atau lebih tepatnya 15 km di sebrang lautan, kamu bisa menjumpai pulau Panjang yang cocok sebagai sarana berkemah bersama teman maupun keluarga, di lahan seluas 5 hektar ini di bangun pula jalan setapak untuk sekedar berkeliling. Banyak terdapat flora dan fauna yang langka di antaranya burung blekok di setia pohon yang tentunya di lindungi oleh pemerintah setempat. Penasaran, silahkan mampir ke Pantai Kartini sekaligus Pulau Panjang, di jamin liburan kamu tidak membosankan.

Pantai Pulau Panjang Jepara



Sebagian besar orang mengenal Kota Jepara sebagai Kota Kartini, karena seorang pahlawan wanita telah dilahirkan dikota ini. Selain menyandang gelar Kota Kartini, sebutan kota ukir juga sangat pas, karena sentra-sentra ukir banyak sekali tersebar diwilayah ini. Sisi lain yang belum tereksploitasi adalah sisi wisata kota Jepara, karena sebelah utara wilayah ini langsung berbatasan dengan pantai utara jawa, sehingga wisata pantai menjadi salah satu primadona. Salah satu pantai yang cukup terkenal adalah Pantai Kartini, yang terletak kurang lebih hanya 2 km sebelah barat kantor Pemda Kabupaten Jepara. Menghormati dan menjalankan tradisi, agaknya telah menjadi keharusan di kabupaten Jepara. Tradisi Kupatan yaitu sebuah tradisi perayaan lebaran yang dilaksanakan seminggu setelah Idul Fitri, yang merupakan tradisi turun temurun terbukti masih dilaksanakan sampai sekarang. Tradisi Kupatan di Pantai Kartini adalah sebuah upacara pelarungan kepala kerbau ketengah laut yang dilakukan oleh Bupati dan tokoh masyarakat setempat. Pagi itu, kurang lebih jam 06.30 Pantai Kartini sudah dipenuhi oleh ratusan orang, anak-anak sampai dengan orang tua, sibuk bergerombol dan asyik dengan kegiatannya masing-masing ditepi pantai. Keramaian ini tidak seperti biasanya, karena dipintu masuk banyak aparat keamanan bersenjata lengkap yang sedang melakukan pengamanan. Ternyata rombongan Bupati Jepara akan memasuki Pantai Kartini dan akan melakukan upacara pelarungan kepala kerbau ketengah laut. Sejenak kemudian rombongan memasuki dermaga, yang tidak terlalu jauh dari pintu masuk. Setelah beberapa saat melakukan do’a, upacara pun dimulai dan kepala kerbau dilarungkan ketengah laut. Tujuan upacara ini adalah untuk memberikan kepala kerbau kepada penguasa laut selatan, sehingga penguasa laut dapat memberikan berkah kepada penduduk sekitar, terutama para nelayan sekaligus juga diberikan selamat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Wisata Pantai Kartini telah banyak mengalami perubahan, barangkali kalau kita pergi kesana lima tahun lalu suasana semrawut dan pantai yang kotor adalah pemandangan yang biasa. Namun rupanya Pemda Jepara menyadari bahwa aset wisata tersebut bisa dikembangkan dan bisa memberikan sumbangan pendapatan daerah. Berkat kerjasama pihak Investor dan Pemda, Pantai Kartini telah mengalami perubahan yang signifikan. Fasilitas yang ada mulai diperbaiki, dari mulai pintu masuk, MCK, tempat bermain anak-anak sampai dengan dermaga untuk perahu dan kapal. Sebuah dermaga untuk bersandar kapal ukuran menengah walaupun belum seluruhnya selesai, sudah nampak rapi dan disandari beberapa kapal. Gundukan semen yang biasa disebut pemecah ombak, nampak kokoh dengan ketinggian satu meter diatas permukaan air laut, dengan tujuan untuk menghalangi ombak yang datang menghantam secara langsung terhadap dermaga yang ada.
Pulau Panjang sendiri hanyalah Pulau kecil dengan luas 7 hektare, dan didalamnya hanya dipenuhi oleh pohon-pohon liar. Rencana kedepan, ada niatan Pemda Jepara untuk menjadikan pulau ini sebagai tempat konservasi alam terutama untuk tumbuh-tumbuhan. Disaat lebaran Kupatan tiba, di Pulau Panjang banyak sekali orang berjualan, ada yang menjual ikan segar, nasi, gorengan dan berbagai makanan lain. Sambil makan kita bisa bersantai bersama keluarga ditepi pantai yang cukup bersih bahkan sambil mandi ditepi pantai Pulau Panjang. Sebetulnya tak hanya dihari lebaran pulau ini dikunjungi oleh para wisatawan, namun hari-hari biasa terutama Sabtu dan Minggu juga ramai oleh pengunjung. Ternyata disaat lebaran pengunjung yang datang tidak hanya dari daerah Jepara, tetapi masyarakat dari kabupaten sekitar juga banyak berdatangan untuk melakukan tradisi kupatan, seperti masyarakat dari kabuapaten Pati, Kudus, Demak bahkan Purwodadi. Tampak terlihat juga beberapa orang wisatawan manca negara, untuk menyaksikan upacara kupatan ini. Kedepan, tentunya Pemda Jepara beserta jajarannya akan terus mengembangkan wisata pantai ini, sehingga hasilnya selain bisa dijadikan alternatif tempat wisata yang menarik sekaligus juga memberikan pendapatan bagi Pemda.